Rabu, 14 September 2016

PENERJEMAH RASA

Tak jarang aku berteriak dalam doa
Mengatakan pada sang pemilik rasa
Ada getar dalam raga

Aku ..
Aku perindu
Bercumbu dengan rindu
Membuat lidahku kelu
Jika kau sebut aku pecandu
Aku memang seorang pecandu
Pecandu sebuah rindu

Keanggunan yang sedang aku ciptakan ini
Hanyalah sebuah ilusi
Ilusi yang tak bersyarat
Yang tak mampu terucap
Inginku yang tinggi
Pintaku yang tak mau mengerti

Biarlah kebisuan terjadi
Hingga kebisuan yang sedang berjalan ini
Menjadikan segalanya dapat di mengerti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar