Minggu, 25 September 2016

DIA

"jika hambaku mendekat kepadaku sejengkal, maka aku akan mendekat kepadanya sehasta. Jika hambaku mendekat kepadaku sehasta maka aku akan mendekat kepadanya sedepa. Jika hambaku datang menemuiku dengan berjalan maka aku akan menemuinya dengan berlari-lari kecil"

#kutipan yang pernah saya baca pada sebuah buku
Maha baiknya DIA
mendekat tanpa syarat
mendekap tanpa pinta

namun hatimu terkadang merapuh karnanya
bukan karena rindu tapi karna malu
malu untuk meminta
malu untuk bertanya
malu untk berbicara 
padanya

DIA pemilik segala rasa
penerjeman segala bahasa
penulis segala cerita

cerita yang sedang berjalan buan hanya untuk bersandiwara
ada sebuah pembahasan disana
ada sebuah kerinduan darinya
mungkin malammu terlampau kurang dengannya
mungkin fajarmu terlalu cepat kau habiskan dengan dunia

cerita pilu kau mengeluh
cerita rindu kau melupa
DIA tidak meminta segalanya hanya saja kau tak mau menemuinya

sepi bukan karena kekosongan
tapi mungkin kekosongan yang membuat kesepian
kau mendapat cerita pilu (tenang)
kau tahu mengapa bumi ini bulat ???
itu karna perputaran
siang menjadi malam 
bulan berganti dengan sang fajar

megah itu besar
tapi tak semua yang besar terlihat megah
kau sedang bahagia ??? (selamat)
tapi ingat,, indahmu tak abadi
karna kau sedang dalam dunia gravitasi

jangan terenggut karena sepi
jangan terlena karena mimpi
ini hanya perkara perputaran
siang menjadi malam
bulan berganti dengan sang fajar

semua akan mudah jika kau mau mengerti
semua tak kan sulit jika kau tak menganggapnya rumit
DIA hanya memintamu bercerita

kau mendekat DIA akan mendekap
tanpa pinta
tanpa syarat
hanya berbicara 
cukup berbicara DIA akan menjawab segalanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar