Sejarah bukan seni
bernostalgia
Kenangan bukan
pengembalian rasa
-afrisma-
Kembali lagi ingatan berjalan mundur
Mengembalikan cerita yang telah luntur
Mungkin benar
Seorang sejahrawan datang untuk sebuah penelitian
Bukan sekedar mengenang sebuah ingatan
Aku pernah bercerita tentang kehangatan
Kehangatan yang saling memmbahagiakan
Atau bahkan saling membutuhkan
Membahagiakan dalam kesunyian
Membutuhkan dalam kedamaian
Damai pernah singgah
Bahagia pernah datang
Meski telah menghilang
Kini entah mengapa
Damai kembali menyapa
Bahagia kembali tertawa
Bukan karena pengembalian rasa
Tapi, kini aku sedang bernostalgia
Bernostalgia dengan bahagia
Terawa karna kengan rasa
Sungguh benar sejarah bukan seni bernostalgia
Dan kenangan bukan sebuah pengembalian rasa
Namun lelah mengapa
Kini aku sedang mengunjungi bahagia yang telah terlewati
Menyapa kedamaian yang pernah ku singgahi
Disana ....
Di kenangan, aku menemukan kebahagiaan
Tertawa lepas bersama keadamaian
Meski bukan kenyataan
Aku sedang merasa sebuah kebahagiaan
Aku temukan kepingan yang telah tersisihkan
Atau mungkin bahkan telah kau lepaskan
Kau...
Aku sedang bernostalgia dengan kenangan
Mengulang lagi ingatan yang pernah kau berikan
Tapi percayalah
Ini bukan pengembalian rasa
Ini hanya seni bernostalgia
Dimensimu telah berbeda
Dan kini aku telah bahagia
Kenangan ini muncul hanya karena rasa ingin bernostalgia
bukan untuk pengembalian rasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar