Aku tak perlu tersenyum untuk menjadi pemenang
Dan aku tak perlu berteriak untuk di dengar
Hai
Kau bahagia dengan apa yang kau dapatkan ?
Kau tersenyum dengan apa yang sedang kau miliki ?
Semoga bahagiamu akan tuhan berikan keabadian
Ini bukan lagi tenang sakit hati
Ini bukan lagi tentang rasa iri
Ini tentangmu
Bagaimana caraku untuk menyebutmu
Penggoda ?
Pengusik ?
Perebut ?
Atau seorang pencuri ?
(ah terlalu baik
kalimaat itu untukmu )
Kau pasti tahu tentang aku dan dia
Kau pasti mengerti tentang diriku dan dirinya
Bagaimna sudahkah puas ??
Sudahkah lega ??
Aku tak akan lupa tentang apa yang telah kau perbuat
Aku tak akan lupa tentang apa yang telah kau lakukan
Aku mungkin marah
Aku mungki kecewa
Karena pada dasarnya aku memang seorang manusia
Kau sebut dirimu manusia ?
Benarkah ?
Jika kau sebut dirimu manusia mengapa kau tak memiliki hati
Kau mampu menghianati meski kau tahu ada hati yang saling
memiliki
Kau mungkin memiliki status lebih tinggi dariku tapi aku
tak memiliki hati yang serendah dirimu
Kau mampu memiliki apa yg tak menjadi milikmu
Kau mampu mencuri yang tak menjadi hakmu
Hai kau
Selamat atas kebahagiaan
Selamat atas keberhasilan
Kau mampu membuatnya berpaling dariku
Kau mampu membuatnya menghianati hatiku
Tapi tunggu
NOT ME
Jika kau sebut aku pecundang
NOT ME
Jika kau sebut aku yang kalah
NOT ME
Jika kau sebut aku yang menangis
Aku telah berbahagia dengan apa yang telah kau tulis
Aku telah mengerti tentang apa yang tuhan rencanakan
Mungkin kau bisa bermain dengan DRAMA
Tapi kau tak akan mampu bersembunyi dari KARMA
Aku tak perlu memperlihatkan taringku untuk melemahkan mu
Karna kau telah lemah dengan cara berpikirmu
Dan aku tak perlu merendahkanmu
Karna kau telah rendah dengan perilakumu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar